Tentang

Martin Suryajaya adalah seorang penulis filsafat, kritikus sastra dan novelis. Ia meraih juara pertama dalam Sayembara Kritik Sastra Dewan Kesenian Jakarta 2013. Karya terbarunya adalah buku puisi Terdepan, Terluar, Tertinggal (Penerbit Anagram, 2020). Beberapa buku mutakhirnya antara lain: Sejarah Estetika (Gang Kabel, 2016) yang memenangkan penghargaan Best Art Publication dari Art Stage 2017 dan novel Kiat Sukses Hancur Lebur (Banana, 2016) yang memenangkan Penghargaan Sastra Badan Bahasa 2018 Kategori Novel serta menjadi Novel pilihan Majalah Tempo tahun 2016.

Buku:

  1. Imanensi dan Transendensi: Sebuah Rekonstruksi Deleuzian atas Ontologi Imanensi dalam Tradisi Filsafat Prancis Kontemporer. Jakarta: AksiSepihak. 2009.

  2. Alain Badiou dan Masa Depan Marxisme. Yogyakarta: Resist Book. 2011.

  3. Materialisme Dialektis: Kajian tentang Filsafat Kontemporer. Yogyakarta: Resist Book. 2012.

  4. Asal-Usul Kekayaan: Sejarah Teori Nilai dalam Ilmu Ekonomi dari Aristoteles sampai Amartya Sen. Yogyakarta: Resist Book. 2013.

  5. Mencari Marxisme: Kumpulan Esai. Tangerang: Marjin Kiri. 2016.

  6. Sejarah Estetika: Era Klasik Sampai Kontemporer. Jakarta: Gang Kabel. 2016.

  7. Sejarah Pemikiran Politik Klasik: dari Prasejarah hingga Abad ke-4 M. Tangerang: Marjin Kiri. 2016.

  8. Kiat Sukses Hancur Lebur. Depok: Banana. 2016.

  9. Terdepan, Terluar, Tertinggal: Antologi Puisi Obskur Indonesia 1945-2045. Jakarta: Penerbit Anagram, 2020.

Penghargaan:

  1. Juara Pertama pada Sayembara Kritik Sastra yang diselenggarakan Dewan Kesenian Jakarta 2013.

  2. Juara Unggulan dalam Sayembara Esai Sudjojono yang diselenggarakan Langgeng Art Foundation 2014.

  3. Penghargaan Art Stage 2017 kategori Best Art Publication untuk Sejarah Estetika.

  4. Penghargaan Novel Pilihan Majalah Tempo 2016 untuk Kiat Sukses Hancur Lebur.

  5. Penghargaan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa 2018 kategori Novel untuk Kiat Sukses Hancur Lebur.

  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram
  • Icon Goodreads
Kontak